
KILASPERS.COM (Limboto) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo melaksanakan Istighosah dan Dzikir Bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026.
Kegiatan di laksanakan di Masjid Agung Baiturrahman Limboto. Minggu malam,(26/10/2026) di hadiri Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny Junus, Sekda Sugondo, para OPD dan undangan lainnya.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyampaikan acara ini bukan sekedar seremoni atau rutinitas tahunan belaka, melainkan sebuah bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, kedamaian, serta kemajuan bangsa dan negara.
Ia mengungkapkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya cukup mengandalkan pembangunan fisik, insfrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, juga membutuhkan pembangunan mental, moral dan spiritual yang kuat sebagai landasan dalam mewujudkan kehidupan masyarakat, yang harmonis berakhlak mulia dan sejahtera.
“Melalui kegiatan istighosah dan dzikir bersama ini, kita menundukkan hati memohon ampunan, serta mengetuk pintu rahmat dan pertolongan daerah kita tercinta, Kabupaten Gorontalo senantiasa dilimpahi keberkahan, dijauhkan dari segala musibah,” ucap Sofyan
Peringatan hari santri nasional ini, kata Sofyan, menjadi momentum yang sangat penting untuk merefleksikan kembali peran besar para santri dan ulama, dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
“Kita tidak boleh melupakan bahwa santri dan ulama memiliki jejak pengabdian yang luar biasa dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan RI. Dengan semangat keimanan, keikhlasan dan cinta tanah air para santri telah menunjukkan bahwa perjuangan membela agama dan membangun bangsa, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus membangun sinergi dan memperkuat kolaborasi dengan pengurus cabang Nahdlatul Ulama, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan islam, serta elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Gorontalo Gorontwlo yang religius, maju dan sejahtera.
“Kita ingin memastkan bahwa generasi muda Kabupaten Gorontalo di masa depan tumbuh menjadi generasi yang beriman, bertakwa, berakhlakul karimah, memiliki wawasan yang luas, serta mampu berkompetisi dna beradaptasi dengan perkembangan zaman,” pungkasnya. (Adv)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.